Kober Mie Setan adalah restoran mi dengan cita rasa pedas yang telah berdiri sejak tahun 2010 lalu. Kober Mie Setan membuka outlet pertamanya di Kota Malang, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Bromo. Kemudian saat ini gerai Kober Mie Setan yang ada di Kota Malang semakin bertambah, mulai dari Kober Mie Setan Soekarno-Hatta (Suhat) hingga Kober Mie Setan Morina (Jalan Dr. Cipto) yang buka 24 jam penuh.
Kober Mie Setan - dolandolen.com
Tak hanya di Kota Malang saja, Kober Mie Setan juga memiliki cabang yang tersebar di kota-kota lain, seperti Gresik, Jember, Lamongan, Surabaya, Bali, Sidoarjo, dan Kediri dengan total ada sekitar 24 cabang. Kober Mie Setan awalnya digagas oleh seorang pengusaha muda bernama Gemmy alias Aris Ardiansyah yang mempunyai sebuah komunitas bernama Kelompok Bermain (Kober). Dari komunitas tersebut akhirnya Mie Kober tercetus dengan memodifikasi mie khas Malang menjadi mie bercita rasa super pedas.
Awalnya Kober Mie Setan hadir dengan menu utama mie dengan berbagai pilihan level atau tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan dengan lidah dan selera Anda, seperti Mie Setan, Mie Iblis, dan Mie Angel. Namun kemudian menu yang ada di Kober Mie Setan pun terus dikembangkan, sehingga tak hanya mi saja yang ditawarkan untuk para pecinta kuliner pedas, tetapi ada juga dimsum, siomay, sushi, ceker, lumpia, dan yang terbaru adalah Nazi Hitler dan Bubur Siluman.
Alhasil kehadiran menu-menu makanan pendamping tersebut juga disambut antusias oleh para pecinta Kober Mie Setan. Ke depannya, Kober Mie Setan juga berencana membuka cabang baru yang fokus di Kota Malang, tepatnya di daerah Jalan Tlogomas dan Perumahan Joyogrand. Meski banyak bermunculan mie-mie bercita rasa pedas lainnya dengan nama yang hampir sama, Kober Mie Setan yang mengaku sebagai pionir mi pedas tak gentar dengan persaingan bisnis tersebut dan berusaha untuk tetap menjaga kualitas.
Selain mengunggulkan menu mie pedas dengan berbagai varian level dan makanan pendamping, menu minuman di Kober Mie Setan pun cukup variatif. Nama-nama yang diusung pun cukup unik, karena mengusung nama-nama hantu legendaris di Indonesia, misalnya saja Es Tuyul, Es Kuntilanak, Es Sundel Bolong, dan sebagainya. Meski namanya mungkin terdengar menyeramkan, rasanya sama sekali tidak ‘menyeramkan’. Justru rasanya segar dan cukup menggugah selera.

Posting Komentar